Nama : Muhammad Calvin Putra
Nim : 103072400140
Prodi/ Fakultas: Informatika / Informatika
Instigator : 21 - Albert Einstein
Telkom University di Surabaya, di bawah kepemimpinanDirektur Prof. Dr. Tri Arief Sardjono, S.T., M.T, telah menunjukkan pencapaian luar biasa dalam menyelaraskan tradisi akademik yang kuat dengan inovasi teknologi yang dinamis. Melalui penerapan Pedoman Akademik yang terstruktur, universitas ini tidak hanya mempersiapkan mahasiswanya untuk menghadapi tantangan zaman, tetapi juga untuk menjadi pelopor dalam era digital yang terus berkembang. Artikel ini akan menguraikan secara komprehensif aspek pendidikan dan inovasi yang dieksplorasi dalam program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) selama tiga hari di Telkom University, serta inisiatif strategis yang dirancang untuk membentuk masa depan pendidikan tinggi di Indonesia.
Struktur Akademik yang Berorientasi Masa Depan
Telkom University memiliki empat fakultas utama: Teknik Elektro, Ekonomi
dan Bisnis, Informatika, dan Rekayasa Industri. Fakultas-fakultas ini
menyediakan landasan yang kokoh melalui 11 program studi yang mereka tawarkan.
Kurikulum yang diterapkan dirancang tidak hanya untuk memperkuat kemampuan
teknis mahasiswa tetapi juga untuk mengintegrasikan keterampilan analitis dan
pemecahan masalah. Keterampilan ini sangat penting dalam
memenuhi kebutuhan sosial dan industri yang terus berubah seiring dengan
perkembangan zaman. Dengan fokus yang kuat pada pembelajaran berbasis proyek
dan pendekatan interdisipliner, Telkom University memastikan bahwa lulusannya
tidak hanya memiliki pengetahuan teknis tetapi juga pemahaman holistik tentang
tantangan yang dihadapi oleh masyarakat modern.
Pendampingan Akademik
yang Komprehensif
Peran dosen wali di
Telkom University sangat penting dalam mendukung perkembangan akademik dan
pribadi mahasiswa. Dosen wali tidak hanya bertindak sebagai mentor akademik
tetapi juga sebagai pembimbing dalam penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat. Mereka membantu
mahasiswa dalam menavigasi administrasi akademik, merencanakan strategi
belajar, dan memaksimalkan potensi mereka sejak awal masa studi. Inisiatif
pendampingan ini memperkuat keterlibatan mahasiswa dalam proses pendidikan
mereka, memastikan bahwa mereka tidak hanya menerima pengetahuan, tetapi juga
mendapatkan dukungan yang komprehensif dalam penerapan ilmu tersebut. Dengan
demikian, Telkom University menciptakan lingkungan belajar yang mendukung
pengembangan intelektual dan emosional mahasiswanya.
Sistem Kredit Semester
yang Adaptif
Telkom University
mengadopsi sistem kredit semester yang fleksibel, memungkinkan mahasiswa untuk
mengambil hingga 24 SKS per semester. Durasi studi yang bervariasi, dari 7
hingga 12 semester, memberikan kebebasan bagi mahasiswa untuk beradaptasi
dengan kebutuhan dan kecepatan belajar masing-masing. Sistem ini menunjukkan
pemahaman universitas terhadap keberagaman cara belajar mahasiswa. Mahasiswa
yang mampu menyelesaikan studi lebih cepat dapat langsung memasuki dunia kerja
atau melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, sementara mereka yang
membutuhkan waktu lebih lama mendapatkan kesempatan untuk mendalami materi
secara lebih menyeluruh. Pendekatan ini tidak hanya memberikan fleksibilitas
tetapi juga memastikan bahwa setiap mahasiswa dapat meraih kesuksesan sesuai
dengan potensi dan ritme belajar mereka.
Penguatan Budaya Akademik
Melalui Nilai Inti
Telkom University
berkomitmen untuk mengembangkan etika dan empati melalui nilai inti yang
mencakup kepercayaan, kerjasama, kebersamaan, dan harmoni. Nilai-nilai ini
menjadi pilar yang mendukung karakter dan integritas akademik serta profesional
mahasiswa. Universitas ini menekankan pentingnya kerjasama tim, sinergi, serta
keselarasan dengan visi dan misi institusi dalam membentuk individu yang siap
berkontribusi positif kepada masyarakat. Pengembangan karakter ini tidak hanya
terjadi di ruang kelas, tetapi juga melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler
dan program pengembangan diri yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai
tersebut dalam praktik sehari-hari. Dengan demikian, Telkom University
memastikan bahwa lulusannya tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga
memiliki integritas dan kepemimpinan yang kuat.
Integrasi dengan
Kebutuhan Industri Digital
Mencapai Kesiapan
Industri
Dalam menghadapi Era
Digital 5.0, Telkom University secara aktif membahas dan mengintegrasikan
strategi untuk menghadapi dan memanfaatkan peluang dalam ekonomi digital.
Proyeksi pertumbuhan nilai ekonomi digital Indonesia yang sangat menjanjikan
mendorong universitas ini untuk membangun infrastruktur yang kuat dan merancang
inisiatif pendidikan yang inovatif. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa
mahasiswa dan alumni siap memimpin transformasi industri di masa depan. Telkom
University tidak hanya mengajarkan teknologi terbaru, tetapi juga mempersiapkan
mahasiswa untuk beradaptasi dengan perubahan yang cepat dalam dunia kerja.
Melalui kerjasama dengan berbagai industri, universitas ini menyediakan
platform bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan mereka dalam situasi
nyata, meningkatkan kesiapan mereka untuk terjun langsung ke dunia profesional
setelah lulus.
Membentuk Masa Depan
Kerja
Telkom University
menyadari bahwa teknologi akan mengubah banyak pekerjaan yang ada saat ini.
Oleh karena itu, universitas ini mengambil langkah proaktif dengan menganalisis
lapangan kerja yang akan terpengaruh oleh teknologi dan mempersiapkan mahasiswa
untuk menghadapi perubahan tersebut. Program studi seperti pengembangan
perangkat lunak, analisis sistem, dan pengembangan web disesuaikan untuk
memenuhi kebutuhan masa depan. Mahasiswa tidak hanya diajarkan keterampilan
teknis, tetapi juga diajarkan bagaimana menjadi inovator yang mampu beradaptasi
dengan perubahan. Dengan cara ini, Telkom University memastikan bahwa
lulusannya tidak hanya siap untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi juga siap untuk
menciptakan peluang kerja baru di dunia yang terus berubah.
Mendorong Inovasi Melalui
Karya Ilmiah dan Proyek
Telkom University
menunjukkan komitmennya terhadap penelitian dan pengembangan kewirausahaan
melalui berbagai Proyek Mahasiswa (PkM) yang ditawarkan. Proyek-proyek ini
mencakup pembuatan media, riset terapan, dan inisiatif kewirausahaan,
memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu mereka dalam proyek
nyata yang berdampak langsung pada komunitas dan industri. Mahasiswa didorong
untuk mengeksplorasi ide-ide baru, mengembangkan solusi inovatif, dan mengambil
risiko dalam penciptaan proyek yang memiliki dampak sosial dan ekonomi.
Universitas ini juga menyediakan dukungan penuh dalam hal pengembangan ide,
pendanaan proyek, serta bimbingan dari dosen dan praktisi industri. Dengan
demikian, Telkom University tidak hanya mencetak lulusan yang berpengetahuan,
tetapi juga yang mampu menjadi agen perubahan dalam masyarakat.
Dukungan untuk
Pengembangan dan Pendanaan Proyek
Telkom University
menyediakan sumber daya yang komprehensif untuk mendukung pengembangan proyek
mahasiswa, termasuk akses ke pendanaan, bimbingan, dan pelatihan soft skills.
Mahasiswa diajarkan tidak hanya untuk menjadi ahli di bidang akademik, tetapi
juga untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan, komunikasi, dan manajemen
proyek. Ini menempatkan mereka dalam posisi yang baik untuk tidak hanya
berhasil dalam studi mereka tetapi juga dalam karir masa depan mereka.
Universitas ini juga menjalin kemitraan dengan berbagai organisasi, baik
nasional maupun internasional, untuk membuka peluang pendanaan dan kolaborasi
yang lebih luas bagi mahasiswa. Dukungan ini memastikan bahwa ide-ide kreatif
mahasiswa dapat diwujudkan menjadi proyek yang nyata dan berdampak.
Refleksi dan Proyeksi:
Memahami dan Memajukan Pendidikan Tinggi di Telkom University
Telkom University telah
memposisikan dirinya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya mengikuti
tetapi juga mendefinisikan paradigma pendidikan tinggi di Indonesia. Melalui
program PKKMB, universitas ini memberikan wawasan mendalam tentang struktur akademik
dan budaya yang memandu mahasiswa baru dalam perjalanan akademik mereka.
Refleksi terhadap materi dari PKKMB ini menunjukkan kedalaman dan kompleksitas
pendekatan Telkom University dalam mengembangkan kapasitas intelektual dan
sosial mahasiswa. Universitas ini telah membuktikan bahwa dengan struktur
akademik yang solid, bimbingan yang komprehensif, dan nilai-nilai inti yang
kuat, mahasiswa dapat berkembang menjadi individu yang siap menghadapi
tantangan global. Ke depan, Telkom University berkomitmen untuk terus
memperbarui dan mengadaptasi pendekatan pendidikan mereka agar tetap relevan
dengan kebutuhan industri dan perubahan sosial.
Peninjauan Struktur
Akademik dan Kebudayaan Universitas
Kurikulum dan Pengajaran
Telkom University
menawarkan struktur akademik yang dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa
menghadapi tantangan nyata di dunia profesional dan akademis. Namun, untuk
meningkatkan efektivitas kurikulum, beberapa aspek dapat diperkuat, seperti
pendekatan interdisipliner yang lebih kaya dan keterlibatan mahasiswa dalam
pengembangan kurikulum. Dengan melibatkan mahasiswa dalam proses pengembangan
kurikulum, universitas dapat memastikan bahwa materi pembelajaran tetap relevan
dengan kebutuhan industri dan sesuai dengan minat mahasiswa. Ini akan
menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademis yang
mendalam tetapi juga mampu berpikir kritis dan kreatif dalam menyelesaikan
masalah kompleks.
Dosen Wali dan Bimbingan
Akademik
Peran dosen wali di
Telkom University sangat penting, namun sering kali fokus hanya pada aspek
akademik. Untuk memberikan bimbingan yang lebih holistik, dosen wali dapat
dilatih untuk mendukung kesejahteraan emosional dan profesional mahasiswa. Ini
penting karena kesejahteraan emosional yang baik akan mempengaruhi prestasi
akademik dan pengembangan diri mahasiswa secara keseluruhan. Selain itu, dengan
bimbingan yang mencakup aspek-aspek non-akademik, mahasiswa dapat lebih siap
menghadapi tantangan kehidupan di luar kampus.
Respons Terhadap Dinamika
Era Digital
Perubahan Industri dan
Kesiapan Kerja
Diskusi tentang Era
Digital 5.0 dan peran Telkom University dalam ekonomi digital nasional
menyoroti pentingnya universitas dalam mengantisipasi kebutuhan industri yang
terus berkembang. Telkom University secara proaktif menyesuaikan kurikulumnya
dengan tren terbaru dalam teknologi dan bisnis untuk mempersiapkan mahasiswanya
menghadapi masa depan yang penuh perubahan. Kurikulum yang ada terus diperbarui
dengan konten digital dan teknologi terkini, sehingga mahasiswa tidak hanya
memiliki pengetahuan teoretis tetapi juga keterampilan praktis yang relevan di
dunia kerja. Universitas ini juga menempatkan fokus pada pendidikan digital,
yang memungkinkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu untuk mendapatkan
pemahaman yang mendalam tentang teknologi informasi dan komunikasi, yang kini
menjadi tulang punggung hampir semua industri.
Pengembangan Keterampilan
dan Inovasi
Kesenjangan keterampilan
yang sering diperbincangkan dalam dunia kerja menjadi tantangan yang harus
dihadapi oleh institusi pendidikan tinggi. Telkom University merespons
tantangan ini dengan merancang program-program yang tidak hanya fokus pada
pengetahuan akademik tetapi juga pada pengembangan keterampilan yang sangat
dibutuhkan di pasar kerja, seperti pemrograman, analisis data, dan manajemen
proyek. Program keterampilan digital yang ditawarkan oleh universitas ini
diakses oleh semua mahasiswa, tidak terbatas pada mereka yang berada di bidang
teknik atau teknologi informasi. Dengan pendekatan ini, Telkom University
memastikan bahwa semua mahasiswanya memiliki keterampilan yang relevan dan
dapat bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.
Implikasi untuk Pendidikan Tinggi dan Rekomendasi
Sebagai refleksi dari program PKKMB, Telkom University memiliki potensi
besar untuk memimpin transformasi pendidikan tinggi di Indonesia. Untuk terus
maju dalam misinya, beberapa rekomendasi utama dapat dipertimbangkan:
- Evaluasi dan Adaptasi Kurikulum Berkelanjutan: Telkom University perlu terus melakukan evaluasi
berkala terhadap kurikulumnya untuk memastikan relevansinya dengan
kebutuhan industri yang terus berubah. Ini bisa dilakukan melalui
kolaborasi erat dengan industri untuk mendapatkan umpan balik langsung
tentang keterampilan yang sedang berkembang dan dibutuhkan.
- Peningkatan Kerjasama dengan Industri:
Memperkuat hubungan dengan berbagai industri dapat membantu universitas
dalam menyusun program studi yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar.
Kerjasama ini juga bisa membuka peluang magang, penelitian, dan penempatan
kerja bagi mahasiswa.
- Fokus pada Soft Skills dan
Keterampilan Hidup: Selain keterampilan teknis,
dunia kerja modern juga menuntut keterampilan lunak (soft skills) seperti
komunikasi, kerja tim, dan kepemimpinan. Mengintegrasikan pelajaran
tentang soft skills ke dalam kurikulum akan mempersiapkan mahasiswa untuk
menghadapi dinamika kerja yang kompleks dan tidak terduga.
- Pengembangan Proyek Nyata dan
Kewirausahaan: Mendorong mahasiswa untuk terlibat
dalam proyek nyata dan inisiatif kewirausahaan dapat meningkatkan
keterampilan praktis mereka serta membekali mereka dengan pengalaman yang
bermanfaat untuk masa depan. Dukungan universitas dalam bentuk pendanaan,
bimbingan, dan akses ke jaringan industri sangat penting untuk kesuksesan
program ini.
- Pemanfaatan Teknologi dalam
Pembelajaran: Telkom University dapat
memanfaatkan teknologi pembelajaran terbaru untuk meningkatkan pengalaman
belajar mahasiswa. Penggunaan platform e-learning, simulasi, dan alat
digital lainnya dapat membuat pembelajaran lebih interaktif dan sesuai
dengan kebutuhan mahasiswa yang berbeda-beda.
Pandangan Telkom University Terhadap Karya Tulis Ilmiah
Telkom
University memandang karya tulis ilmiah sebagai elemen fundamental dalam
pendidikan tinggi yang memainkan peran penting dalam pengembangan intelektual
dan profesional mahasiswa. Karya tulis ilmiah tidak hanya dianggap sebagai
tugas akademik, tetapi juga sebagai medium untuk melatih kemampuan berpikir
kritis, analitis, dan kreatif mahasiswa. Di universitas ini, karya tulis ilmiah
dipandang sebagai alat untuk mengembangkan keterampilan penelitian, yang sangat
diperlukan dalam dunia kerja dan dalam kontribusi terhadap ilmu pengetahuan
secara umum.
Peran Karya Tulis Ilmiah dalam Kurikulum
Karya tulis ilmiah di Telkom University diintegrasikan ke dalam
kurikulum sebagai bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan untuk
menanamkan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan
menyelesaikan masalah. Universitas ini mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam
penelitian sejak awal masa studi mereka, melalui berbagai tugas yang
berorientasi pada penelitian dan proyek akhir. Dengan pendekatan ini, mahasiswa
tidak hanya belajar bagaimana menulis karya ilmiah, tetapi juga bagaimana melakukan
penelitian yang mendalam, mengumpulkan data yang relevan, dan menarik
kesimpulan yang bermanfaat.
Inovasi dalam Karya Tulis Ilmiah
Universitas
ini juga menekankan pentingnya inovasi dalam karya tulis ilmiah. Mahasiswa
didorong untuk mengeksplorasi isu-isu terbaru dan relevan di bidang mereka,
serta menerapkan pendekatan baru dan teknologi terkini dalam penelitian mereka.
Karya tulis yang dihasilkan di Telkom University sering kali bersifat
multidisiplin, menggabungkan berbagai bidang ilmu untuk menghasilkan solusi
yang inovatif dan aplikatif.
Dampak Karya Tulis Ilmiah Terhadap Pengembangan Karir
Telkom
University memahami bahwa karya tulis ilmiah memiliki peran penting dalam
pengembangan karir mahasiswa. Melalui proses penelitian dan penulisan,
mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga mengembangkan
keterampilan soft skills seperti berpikir kritis, manajemen waktu, dan
kemampuan komunikasi yang kuat. Karya tulis ilmiah yang berkualitas juga dapat
menjadi portofolio yang berharga bagi mahasiswa saat memasuki dunia kerja,
memberikan mereka keunggulan kompetitif di pasar tenaga kerja.
Hari Ketiga PKKMB 2024: Memperkuat Potensi dan Mempersiapkan Masa Depan Mahasiswa Baru di Telkom University Surabaya
Hari ketiga Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2024 di Telkom University Surabaya berlangsung dengan penuh antusiasme dan semangat yang tak tertandingi. Acara hari ini dirancang untuk memperkenalkan para mahasiswa baru pada berbagai aspek kehidupan kampus yang lebih dalam, dari pengenalan organisasi kemahasiswaan hingga pemaparan mengenai teknologi masa depan yang dikembangkan oleh Telkom University. Para mahasiswa juga diberikan pemahaman mendalam tentang kode etik kampus, persyaratan kelulusan, dan langkah-langkah preventif yang diambil universitas untuk melindungi komunitas kampus dari kekerasan seksual. Dengan berbagai kegiatan ini, hari ketiga PKKMB berhasil memberikan wawasan penting bagi para mahasiswa baru tentang pentingnya kolaborasi, inovasi, dan tanggung jawab sosial dalam mempersiapkan diri untuk berkontribusi secara nyata dalam pembangunan nasional dan global.
Pengenalan Organisasi Mahasiswa: DPM, BEM, dan HIMA di Telkom University Surabaya
Kegiatan pada hari ketiga dimulai dengan pengenalan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Telkom University Surabaya. DPM, sebagai lembaga legislatif tertinggi di kalangan mahasiswa, memiliki peran penting dalam mengawasi kinerja BEM serta menampung dan memperjuangkan aspirasi mahasiswa. Fungsi ini sangat penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas kegiatan kemahasiswaan, memastikan bahwa suara seluruh mahasiswa dapat terdengar dan dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan.
Sementara itu, BEM adalah lembaga eksekutif yang menjadi pelaksana utama dari berbagai program yang dirancang untuk mendukung pengembangan akademik dan non-akademik mahasiswa. BEM berperan aktif dalam menginisiasi berbagai kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan mahasiswa, baik di dalam maupun di luar kampus, melalui berbagai program yang mendorong kreativitas, kepemimpinan, dan keterlibatan sosial.
Selain pengenalan DPM dan BEM, para mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan Himpunan Mahasiswa (HIMA) yang ada di setiap program studi. Telkom University Surabaya memiliki 11 program studi, dan masing-masing program studi memiliki HIMA yang berfungsi sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri sesuai dengan minat dan bakat mereka. HIMA berperan dalam mendukung kegiatan akademik serta menyediakan berbagai kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang dapat memperluas jaringan, mengasah kemampuan, dan membangun keahlian yang relevan dengan bidang studi masing-masing.
Teknologi Masa Depan: "Membangun Masa Depan Melalui Inovasi Teknologi di Telkom University Surabaya"
Sesi berikutnya berfokus pada perkembangan teknologi masa depan yang sangat erat kaitannya dengan semangat Telkom University dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan global di era digital. Dalam sesi bertema "Forward-Thinking and Tech-Savvy Individuals are Ready for the Future," para mahasiswa baru diperkenalkan pada berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh universitas.
Salah satu inovasi yang mendapat sorotan adalah proyek-proyek dalam bidang smart farming, seperti Smart Tani dan LeFeeder. Smart Tani adalah inisiatif yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas di sektor pertanian, dengan fokus pada optimalisasi penggunaan sumber daya alam dan peningkatan hasil pertanian. Sementara itu, LeFeeder merupakan sistem pemberian pakan otomatis yang dikembangkan untuk sektor perikanan, dirancang untuk memastikan pemberian pakan yang lebih efektif dan efisien melalui pemantauan dan kontrol otomatis.
Selain itu, teknologi smart farming juga diaplikasikan dalam peternakan, khususnya untuk pengelolaan ternak ayam. Dengan teknologi ini, pertumbuhan dan kesehatan ternak dapat dioptimalkan melalui sistem otomatisasi yang memungkinkan pemantauan jarak jauh dan kontrol yang lebih presisi terhadap lingkungan peternakan. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga memastikan kesejahteraan ternak melalui pendekatan berbasis data dan teknologi.
Tidak kalah menarik adalah konsep smart village dan smart city yang diperkenalkan kepada mahasiswa baru. Dalam konsep ini, teknologi digunakan untuk mengelola desa dan kota secara lebih efisien, berkelanjutan, dan terintegrasi. Telkom University Surabaya telah memulai berbagai proyek dalam kerangka ini, yang bertujuan untuk mempercepat perkembangan wilayah pedesaan dan perkotaan di Indonesia melalui penerapan teknologi mutakhir yang mendukung keberlanjutan dan inklusivitas masyarakat.
Salah satu proyek yang menonjol dalam konteks ini adalah kolaborasi antara Telkom University dengan perusahaan Adidas, yang berfokus pada pengembangan solusi teknologi untuk mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. Proyek ini tidak hanya mencerminkan komitmen Telkom University dalam mengembangkan teknologi yang inovatif, tetapi juga menunjukkan bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memberdayakan masyarakat desa dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Sesi ini juga menggarisbawahi pentingnya teknologi berkelanjutan dan konsep circular technology. Dalam konsep ini, mahasiswa diajak untuk berpikir inovatif dalam menciptakan teknologi yang tidak hanya canggih tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan, dengan penekanan pada pengurangan limbah dan penciptaan produk yang lebih ramah lingkungan. Dengan demikian, para mahasiswa didorong untuk menjadi agen perubahan yang dapat berkontribusi pada solusi global yang lebih berkelanjutan.
Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Telkom University: Komitmen terhadap Lingkungan Kampus yang Aman dan Inklusif
Sesi selanjutnya yang tidak kalah penting adalah pemaparan mengenai Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Telkom University Surabaya. Dalam sesi ini, ditekankan komitmen kuat universitas untuk melindungi seluruh warganya dari segala bentuk kekerasan seksual, dengan pendekatan yang berfokus pada kepentingan terbaik korban, keadilan, dan kesetaraan gender.
Program PPKS di Telkom University dirancang untuk melibatkan seluruh elemen kampus, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat yang berinteraksi dengan lingkungan kampus. Universitas ini berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif, di mana setiap individu dihargai dan dilindungi. Para mahasiswa baru diajarkan tentang pentingnya memahami kesetaraan gender dan perlindungan hak-hak individu di kampus, serta diperkenalkan dengan prosedur pelaporan dan penanganan kasus kekerasan seksual yang ada di kampus.
Materi ini memberikan pemahaman yang lebih dalam kepada para mahasiswa baru tentang pentingnya menjaga integritas dan keamanan lingkungan kampus, serta mendorong mereka untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan kekerasan seksual di lingkungan akademik.
Transkrip Aktivitas Kemahasiswaan (TAK) dan Indeks Keaktifan Kumulatif (IKK): Mendorong Keterlibatan Mahasiswa dalam Berbagai Aktivitas Kampus
Selain pemaparan mengenai PPKS, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan konsep Transkrip Aktivitas Kemahasiswaan (TAK) dan Indeks Keaktifan Kumulatif (IKK). TAK merupakan sistem yang mencatat seluruh aktivitas non-akademik yang diikuti mahasiswa selama masa studi mereka di kampus, seperti partisipasi dalam organisasi, kegiatan sosial, hingga kompetisi di tingkat lokal maupun internasional. TAK menjadi salah satu indikator penting dalam menilai keaktifan dan keterlibatan mahasiswa di luar kegiatan akademik, serta menjadi salah satu syarat penting untuk kelulusan.
Indeks Keaktifan Kumulatif (IKK) adalah indikator lain yang menunjukkan sejauh mana mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan kampus. Dengan adanya IKK, mahasiswa didorong untuk tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga untuk memperkaya pengalaman mereka melalui berbagai aktivitas yang dapat meningkatkan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan kolaborasi. Sistem ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki kecakapan yang komprehensif untuk menghadapi tantangan di dunia profesional.
Kesimpulan dan Refleksi atas Pengalaman PKKMB 2024 di Telkom University Surabaya
PKKMB 2024 di Telkom University Surabaya adalah pengalaman yang luar biasa, penuh dengan momen-momen yang menginspirasi dan mengesankan. Dari hari pertama hingga hari ketiga, saya merasakan bagaimana kampus ini benar-benar menyambut kami, para mahasiswa baru, dengan tangan terbuka dan memberikan kami berbagai bekal penting untuk menjalani kehidupan perkuliahan dengan penuh keyakinan.
Salah satu hal yang paling berkesan bagi saya adalah bagaimana kampus ini mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan kolaborasi. Ketika diperkenalkan dengan organisasi mahasiswa seperti DPM, BEM, dan HIMA, saya merasakan semangat solidaritas yang kuat. Para senior dengan ramah menyapa dan berbagi pengalaman, membuat saya merasa bahwa saya tidak sendirian dalam perjalanan ini. Ada komunitas yang siap mendukung dan membimbing kami setiap langkahnya.
Selain itu, saya sangat terinspirasi oleh sesi yang membahas teknologi masa depan. Melihat bagaimana Telkom University terlibat dalam proyek-proyek inovatif seperti smart farming, smart village, dan smart city membuat saya bangga menjadi bagian dari kampus ini. Tidak hanya diajarkan teori, kami juga diperlihatkan bagaimana teknologi ini diterapkan secara nyata untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat. Hal ini memotivasi saya untuk berpikir lebih jauh tentang bagaimana saya bisa berkontribusi dalam perkembangan teknologi di masa depan.
Sesi tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) juga sangat menyentuh hati. Materi yang disampaikan membuat saya menyadari betapa pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman dan inklusif bagi semua orang. Saya merasa dihargai dan terlindungi sebagai bagian dari komunitas Telkom University, dan saya semakin yakin bahwa saya telah memilih tempat yang tepat untuk mengembangkan diri, baik secara akademik maupun sebagai individu.
Program Transkrip Aktivitas Kemahasiswaan (TAK) dan Indeks Keaktifan Kumulatif (IKK) juga menjadi pendorong bagi saya untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan kampus. Saya melihat ini sebagai kesempatan untuk tidak hanya mengejar prestasi akademik tetapi juga untuk memperkaya pengalaman dan keterampilan melalui berbagai aktivitas yang tersedia. Ini membuat saya semakin bersemangat untuk mengeksplorasi setiap peluang yang ada selama masa studi saya di sini.
Secara keseluruhan, PKKMB 2024 telah memberikan saya perspektif baru tentang kehidupan kampus. Saya merasa lebih siap, percaya diri, dan optimis untuk menjalani masa perkuliahan di Telkom University Surabaya. Euforia dan semangat yang saya rasakan selama tiga hari ini akan terus menjadi sumber motivasi saya untuk terlibat aktif dan berkontribusi dalam komunitas kampus. Saya tak sabar untuk memulai petualangan baru ini bersama teman-teman dan seluruh warga kampus yang luar biasa.

.jpeg)
No comments:
Post a Comment