Tuesday, September 3, 2024

Transformasi Pendidikan dan Inovasi di Telkom University: Menavigasi Era Digital dan Mempersiapkan Pemimpin Masa Depan







Nama : Muhammad Calvin Putra

Nim : 103072400140

Prodi/ Fakultas: Informatika / Informatika

Instigator : 21 - Albert Einstein






Telkom University di Surabaya, di bawah kepemimpinanDirektur  Prof.   Dr.   Tri Arief Sardjono, S.T., M.T, telah menunjukkan pencapaian luar biasa dalam menyelaraskan tradisi akademik yang kuat dengan inovasi teknologi yang dinamis. Melalui penerapan Pedoman Akademik yang terstruktur, universitas ini tidak hanya mempersiapkan mahasiswanya untuk menghadapi tantangan zaman, tetapi juga untuk menjadi pelopor dalam era digital yang terus berkembang. Artikel ini akan menguraikan secara komprehensif aspek pendidikan dan inovasi yang dieksplorasi dalam program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) selama tiga hari di Telkom University, serta inisiatif strategis yang dirancang untuk membentuk masa depan pendidikan tinggi di Indonesia.

Struktur Akademik yang Berorientasi Masa Depan

Telkom University memiliki empat fakultas utama: Teknik Elektro, Ekonomi dan Bisnis, Informatika, dan Rekayasa Industri. Fakultas-fakultas ini menyediakan landasan yang kokoh melalui 11 program studi yang mereka tawarkan. Kurikulum yang diterapkan dirancang tidak hanya untuk memperkuat kemampuan teknis mahasiswa tetapi juga untuk mengintegrasikan keterampilan analitis dan pemecahan masalah. Keterampilan ini sangat penting dalam memenuhi kebutuhan sosial dan industri yang terus berubah seiring dengan perkembangan zaman. Dengan fokus yang kuat pada pembelajaran berbasis proyek dan pendekatan interdisipliner, Telkom University memastikan bahwa lulusannya tidak hanya memiliki pengetahuan teknis tetapi juga pemahaman holistik tentang tantangan yang dihadapi oleh masyarakat modern.

Pendampingan Akademik yang Komprehensif

Peran dosen wali di Telkom University sangat penting dalam mendukung perkembangan akademik dan pribadi mahasiswa. Dosen wali tidak hanya bertindak sebagai mentor akademik tetapi juga sebagai pembimbing dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Mereka membantu mahasiswa dalam menavigasi administrasi akademik, merencanakan strategi belajar, dan memaksimalkan potensi mereka sejak awal masa studi. Inisiatif pendampingan ini memperkuat keterlibatan mahasiswa dalam proses pendidikan mereka, memastikan bahwa mereka tidak hanya menerima pengetahuan, tetapi juga mendapatkan dukungan yang komprehensif dalam penerapan ilmu tersebut. Dengan demikian, Telkom University menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan intelektual dan emosional mahasiswanya.

Sistem Kredit Semester yang Adaptif

Telkom University mengadopsi sistem kredit semester yang fleksibel, memungkinkan mahasiswa untuk mengambil hingga 24 SKS per semester. Durasi studi yang bervariasi, dari 7 hingga 12 semester, memberikan kebebasan bagi mahasiswa untuk beradaptasi dengan kebutuhan dan kecepatan belajar masing-masing. Sistem ini menunjukkan pemahaman universitas terhadap keberagaman cara belajar mahasiswa. Mahasiswa yang mampu menyelesaikan studi lebih cepat dapat langsung memasuki dunia kerja atau melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, sementara mereka yang membutuhkan waktu lebih lama mendapatkan kesempatan untuk mendalami materi secara lebih menyeluruh. Pendekatan ini tidak hanya memberikan fleksibilitas tetapi juga memastikan bahwa setiap mahasiswa dapat meraih kesuksesan sesuai dengan potensi dan ritme belajar mereka.

Penguatan Budaya Akademik Melalui Nilai Inti

Telkom University berkomitmen untuk mengembangkan etika dan empati melalui nilai inti yang mencakup kepercayaan, kerjasama, kebersamaan, dan harmoni. Nilai-nilai ini menjadi pilar yang mendukung karakter dan integritas akademik serta profesional mahasiswa. Universitas ini menekankan pentingnya kerjasama tim, sinergi, serta keselarasan dengan visi dan misi institusi dalam membentuk individu yang siap berkontribusi positif kepada masyarakat. Pengembangan karakter ini tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan program pengembangan diri yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai tersebut dalam praktik sehari-hari. Dengan demikian, Telkom University memastikan bahwa lulusannya tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki integritas dan kepemimpinan yang kuat.

Integrasi dengan Kebutuhan Industri Digital

Mencapai Kesiapan Industri

Dalam menghadapi Era Digital 5.0, Telkom University secara aktif membahas dan mengintegrasikan strategi untuk menghadapi dan memanfaatkan peluang dalam ekonomi digital. Proyeksi pertumbuhan nilai ekonomi digital Indonesia yang sangat menjanjikan mendorong universitas ini untuk membangun infrastruktur yang kuat dan merancang inisiatif pendidikan yang inovatif. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa mahasiswa dan alumni siap memimpin transformasi industri di masa depan. Telkom University tidak hanya mengajarkan teknologi terbaru, tetapi juga mempersiapkan mahasiswa untuk beradaptasi dengan perubahan yang cepat dalam dunia kerja. Melalui kerjasama dengan berbagai industri, universitas ini menyediakan platform bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan mereka dalam situasi nyata, meningkatkan kesiapan mereka untuk terjun langsung ke dunia profesional setelah lulus.

Membentuk Masa Depan Kerja

Telkom University menyadari bahwa teknologi akan mengubah banyak pekerjaan yang ada saat ini. Oleh karena itu, universitas ini mengambil langkah proaktif dengan menganalisis lapangan kerja yang akan terpengaruh oleh teknologi dan mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi perubahan tersebut. Program studi seperti pengembangan perangkat lunak, analisis sistem, dan pengembangan web disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan masa depan. Mahasiswa tidak hanya diajarkan keterampilan teknis, tetapi juga diajarkan bagaimana menjadi inovator yang mampu beradaptasi dengan perubahan. Dengan cara ini, Telkom University memastikan bahwa lulusannya tidak hanya siap untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi juga siap untuk menciptakan peluang kerja baru di dunia yang terus berubah.

Mendorong Inovasi Melalui Karya Ilmiah dan Proyek

Telkom University menunjukkan komitmennya terhadap penelitian dan pengembangan kewirausahaan melalui berbagai Proyek Mahasiswa (PkM) yang ditawarkan. Proyek-proyek ini mencakup pembuatan media, riset terapan, dan inisiatif kewirausahaan, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu mereka dalam proyek nyata yang berdampak langsung pada komunitas dan industri. Mahasiswa didorong untuk mengeksplorasi ide-ide baru, mengembangkan solusi inovatif, dan mengambil risiko dalam penciptaan proyek yang memiliki dampak sosial dan ekonomi. Universitas ini juga menyediakan dukungan penuh dalam hal pengembangan ide, pendanaan proyek, serta bimbingan dari dosen dan praktisi industri. Dengan demikian, Telkom University tidak hanya mencetak lulusan yang berpengetahuan, tetapi juga yang mampu menjadi agen perubahan dalam masyarakat.

Dukungan untuk Pengembangan dan Pendanaan Proyek

Telkom University menyediakan sumber daya yang komprehensif untuk mendukung pengembangan proyek mahasiswa, termasuk akses ke pendanaan, bimbingan, dan pelatihan soft skills. Mahasiswa diajarkan tidak hanya untuk menjadi ahli di bidang akademik, tetapi juga untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan, komunikasi, dan manajemen proyek. Ini menempatkan mereka dalam posisi yang baik untuk tidak hanya berhasil dalam studi mereka tetapi juga dalam karir masa depan mereka. Universitas ini juga menjalin kemitraan dengan berbagai organisasi, baik nasional maupun internasional, untuk membuka peluang pendanaan dan kolaborasi yang lebih luas bagi mahasiswa. Dukungan ini memastikan bahwa ide-ide kreatif mahasiswa dapat diwujudkan menjadi proyek yang nyata dan berdampak.

Refleksi dan Proyeksi: Memahami dan Memajukan Pendidikan Tinggi di Telkom University

Telkom University telah memposisikan dirinya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya mengikuti tetapi juga mendefinisikan paradigma pendidikan tinggi di Indonesia. Melalui program PKKMB, universitas ini memberikan wawasan mendalam tentang struktur akademik dan budaya yang memandu mahasiswa baru dalam perjalanan akademik mereka. Refleksi terhadap materi dari PKKMB ini menunjukkan kedalaman dan kompleksitas pendekatan Telkom University dalam mengembangkan kapasitas intelektual dan sosial mahasiswa. Universitas ini telah membuktikan bahwa dengan struktur akademik yang solid, bimbingan yang komprehensif, dan nilai-nilai inti yang kuat, mahasiswa dapat berkembang menjadi individu yang siap menghadapi tantangan global. Ke depan, Telkom University berkomitmen untuk terus memperbarui dan mengadaptasi pendekatan pendidikan mereka agar tetap relevan dengan kebutuhan industri dan perubahan sosial.

Peninjauan Struktur Akademik dan Kebudayaan Universitas

Kurikulum dan Pengajaran

Telkom University menawarkan struktur akademik yang dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan nyata di dunia profesional dan akademis. Namun, untuk meningkatkan efektivitas kurikulum, beberapa aspek dapat diperkuat, seperti pendekatan interdisipliner yang lebih kaya dan keterlibatan mahasiswa dalam pengembangan kurikulum. Dengan melibatkan mahasiswa dalam proses pengembangan kurikulum, universitas dapat memastikan bahwa materi pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan industri dan sesuai dengan minat mahasiswa. Ini akan menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademis yang mendalam tetapi juga mampu berpikir kritis dan kreatif dalam menyelesaikan masalah kompleks.

Dosen Wali dan Bimbingan Akademik

Peran dosen wali di Telkom University sangat penting, namun sering kali fokus hanya pada aspek akademik. Untuk memberikan bimbingan yang lebih holistik, dosen wali dapat dilatih untuk mendukung kesejahteraan emosional dan profesional mahasiswa. Ini penting karena kesejahteraan emosional yang baik akan mempengaruhi prestasi akademik dan pengembangan diri mahasiswa secara keseluruhan. Selain itu, dengan bimbingan yang mencakup aspek-aspek non-akademik, mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tantangan kehidupan di luar kampus.

Respons Terhadap Dinamika Era Digital

Perubahan Industri dan Kesiapan Kerja

Diskusi tentang Era Digital 5.0 dan peran Telkom University dalam ekonomi digital nasional menyoroti pentingnya universitas dalam mengantisipasi kebutuhan industri yang terus berkembang. Telkom University secara proaktif menyesuaikan kurikulumnya dengan tren terbaru dalam teknologi dan bisnis untuk mempersiapkan mahasiswanya menghadapi masa depan yang penuh perubahan. Kurikulum yang ada terus diperbarui dengan konten digital dan teknologi terkini, sehingga mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan teoretis tetapi juga keterampilan praktis yang relevan di dunia kerja. Universitas ini juga menempatkan fokus pada pendidikan digital, yang memungkinkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang teknologi informasi dan komunikasi, yang kini menjadi tulang punggung hampir semua industri.

Pengembangan Keterampilan dan Inovasi

Kesenjangan keterampilan yang sering diperbincangkan dalam dunia kerja menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh institusi pendidikan tinggi. Telkom University merespons tantangan ini dengan merancang program-program yang tidak hanya fokus pada pengetahuan akademik tetapi juga pada pengembangan keterampilan yang sangat dibutuhkan di pasar kerja, seperti pemrograman, analisis data, dan manajemen proyek. Program keterampilan digital yang ditawarkan oleh universitas ini diakses oleh semua mahasiswa, tidak terbatas pada mereka yang berada di bidang teknik atau teknologi informasi. Dengan pendekatan ini, Telkom University memastikan bahwa semua mahasiswanya memiliki keterampilan yang relevan dan dapat bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.

Implikasi untuk Pendidikan Tinggi dan Rekomendasi

Sebagai refleksi dari program PKKMB, Telkom University memiliki potensi besar untuk memimpin transformasi pendidikan tinggi di Indonesia. Untuk terus maju dalam misinya, beberapa rekomendasi utama dapat dipertimbangkan:

  1. Evaluasi dan Adaptasi Kurikulum Berkelanjutan: Telkom University perlu terus melakukan evaluasi berkala terhadap kurikulumnya untuk memastikan relevansinya dengan kebutuhan industri yang terus berubah. Ini bisa dilakukan melalui kolaborasi erat dengan industri untuk mendapatkan umpan balik langsung tentang keterampilan yang sedang berkembang dan dibutuhkan.
  2. Peningkatan Kerjasama dengan Industri: Memperkuat hubungan dengan berbagai industri dapat membantu universitas dalam menyusun program studi yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar. Kerjasama ini juga bisa membuka peluang magang, penelitian, dan penempatan kerja bagi mahasiswa.
  3. Fokus pada Soft Skills dan Keterampilan Hidup: Selain keterampilan teknis, dunia kerja modern juga menuntut keterampilan lunak (soft skills) seperti komunikasi, kerja tim, dan kepemimpinan. Mengintegrasikan pelajaran tentang soft skills ke dalam kurikulum akan mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi dinamika kerja yang kompleks dan tidak terduga.
  4. Pengembangan Proyek Nyata dan Kewirausahaan: Mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam proyek nyata dan inisiatif kewirausahaan dapat meningkatkan keterampilan praktis mereka serta membekali mereka dengan pengalaman yang bermanfaat untuk masa depan. Dukungan universitas dalam bentuk pendanaan, bimbingan, dan akses ke jaringan industri sangat penting untuk kesuksesan program ini.
  5. Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran: Telkom University dapat memanfaatkan teknologi pembelajaran terbaru untuk meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa. Penggunaan platform e-learning, simulasi, dan alat digital lainnya dapat membuat pembelajaran lebih interaktif dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa yang berbeda-beda.

Pandangan Telkom University Terhadap Karya Tulis Ilmiah

Telkom University memandang karya tulis ilmiah sebagai elemen fundamental dalam pendidikan tinggi yang memainkan peran penting dalam pengembangan intelektual dan profesional mahasiswa. Karya tulis ilmiah tidak hanya dianggap sebagai tugas akademik, tetapi juga sebagai medium untuk melatih kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif mahasiswa. Di universitas ini, karya tulis ilmiah dipandang sebagai alat untuk mengembangkan keterampilan penelitian, yang sangat diperlukan dalam dunia kerja dan dalam kontribusi terhadap ilmu pengetahuan secara umum.

Peran Karya Tulis Ilmiah dalam Kurikulum

Karya tulis ilmiah di Telkom University diintegrasikan ke dalam kurikulum sebagai bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan untuk menanamkan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan masalah. Universitas ini mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam penelitian sejak awal masa studi mereka, melalui berbagai tugas yang berorientasi pada penelitian dan proyek akhir. Dengan pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar bagaimana menulis karya ilmiah, tetapi juga bagaimana melakukan penelitian yang mendalam, mengumpulkan data yang relevan, dan menarik kesimpulan yang bermanfaat.

Inovasi dalam Karya Tulis Ilmiah

Universitas ini juga menekankan pentingnya inovasi dalam karya tulis ilmiah. Mahasiswa didorong untuk mengeksplorasi isu-isu terbaru dan relevan di bidang mereka, serta menerapkan pendekatan baru dan teknologi terkini dalam penelitian mereka. Karya tulis yang dihasilkan di Telkom University sering kali bersifat multidisiplin, menggabungkan berbagai bidang ilmu untuk menghasilkan solusi yang inovatif dan aplikatif.

Dampak Karya Tulis Ilmiah Terhadap Pengembangan Karir

Telkom University memahami bahwa karya tulis ilmiah memiliki peran penting dalam pengembangan karir mahasiswa. Melalui proses penelitian dan penulisan, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga mengembangkan keterampilan soft skills seperti berpikir kritis, manajemen waktu, dan kemampuan komunikasi yang kuat. Karya tulis ilmiah yang berkualitas juga dapat menjadi portofolio yang berharga bagi mahasiswa saat memasuki dunia kerja, memberikan mereka keunggulan kompetitif di pasar tenaga kerja.

 Hari Ketiga PKKMB 2024: Memperkuat Potensi dan Mempersiapkan Masa Depan Mahasiswa Baru di Telkom University Surabaya

Hari ketiga Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2024 di Telkom University Surabaya berlangsung dengan penuh antusiasme dan semangat yang tak tertandingi. Acara hari ini dirancang untuk memperkenalkan para mahasiswa baru pada berbagai aspek kehidupan kampus yang lebih dalam, dari pengenalan organisasi kemahasiswaan hingga pemaparan mengenai teknologi masa depan yang dikembangkan oleh Telkom University. Para mahasiswa juga diberikan pemahaman mendalam tentang kode etik kampus, persyaratan kelulusan, dan langkah-langkah preventif yang diambil universitas untuk melindungi komunitas kampus dari kekerasan seksual. Dengan berbagai kegiatan ini, hari ketiga PKKMB berhasil memberikan wawasan penting bagi para mahasiswa baru tentang pentingnya kolaborasi, inovasi, dan tanggung jawab sosial dalam mempersiapkan diri untuk berkontribusi secara nyata dalam pembangunan nasional dan global.

Pengenalan Organisasi Mahasiswa: DPM, BEM, dan HIMA di Telkom University Surabaya

Kegiatan pada hari ketiga dimulai dengan pengenalan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Telkom University Surabaya. DPM, sebagai lembaga legislatif tertinggi di kalangan mahasiswa, memiliki peran penting dalam mengawasi kinerja BEM serta menampung dan memperjuangkan aspirasi mahasiswa. Fungsi ini sangat penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas kegiatan kemahasiswaan, memastikan bahwa suara seluruh mahasiswa dapat terdengar dan dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan.

Sementara itu, BEM adalah lembaga eksekutif yang menjadi pelaksana utama dari berbagai program yang dirancang untuk mendukung pengembangan akademik dan non-akademik mahasiswa. BEM berperan aktif dalam menginisiasi berbagai kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan mahasiswa, baik di dalam maupun di luar kampus, melalui berbagai program yang mendorong kreativitas, kepemimpinan, dan keterlibatan sosial.

Selain pengenalan DPM dan BEM, para mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan Himpunan Mahasiswa (HIMA) yang ada di setiap program studi. Telkom University Surabaya memiliki 11 program studi, dan masing-masing program studi memiliki HIMA yang berfungsi sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri sesuai dengan minat dan bakat mereka. HIMA berperan dalam mendukung kegiatan akademik serta menyediakan berbagai kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang dapat memperluas jaringan, mengasah kemampuan, dan membangun keahlian yang relevan dengan bidang studi masing-masing.

Teknologi Masa Depan: "Membangun Masa Depan Melalui Inovasi Teknologi di Telkom University Surabaya"

Sesi berikutnya berfokus pada perkembangan teknologi masa depan yang sangat erat kaitannya dengan semangat Telkom University dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan global di era digital. Dalam sesi bertema "Forward-Thinking and Tech-Savvy Individuals are Ready for the Future," para mahasiswa baru diperkenalkan pada berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh universitas.

Salah satu inovasi yang mendapat sorotan adalah proyek-proyek dalam bidang smart farming, seperti Smart Tani dan LeFeeder. Smart Tani adalah inisiatif yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas di sektor pertanian, dengan fokus pada optimalisasi penggunaan sumber daya alam dan peningkatan hasil pertanian. Sementara itu, LeFeeder merupakan sistem pemberian pakan otomatis yang dikembangkan untuk sektor perikanan, dirancang untuk memastikan pemberian pakan yang lebih efektif dan efisien melalui pemantauan dan kontrol otomatis.

Selain itu, teknologi smart farming juga diaplikasikan dalam peternakan, khususnya untuk pengelolaan ternak ayam. Dengan teknologi ini, pertumbuhan dan kesehatan ternak dapat dioptimalkan melalui sistem otomatisasi yang memungkinkan pemantauan jarak jauh dan kontrol yang lebih presisi terhadap lingkungan peternakan. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga memastikan kesejahteraan ternak melalui pendekatan berbasis data dan teknologi.

Tidak kalah menarik adalah konsep smart village dan smart city yang diperkenalkan kepada mahasiswa baru. Dalam konsep ini, teknologi digunakan untuk mengelola desa dan kota secara lebih efisien, berkelanjutan, dan terintegrasi. Telkom University Surabaya telah memulai berbagai proyek dalam kerangka ini, yang bertujuan untuk mempercepat perkembangan wilayah pedesaan dan perkotaan di Indonesia melalui penerapan teknologi mutakhir yang mendukung keberlanjutan dan inklusivitas masyarakat.

Salah satu proyek yang menonjol dalam konteks ini adalah kolaborasi antara Telkom University dengan perusahaan Adidas, yang berfokus pada pengembangan solusi teknologi untuk mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. Proyek ini tidak hanya mencerminkan komitmen Telkom University dalam mengembangkan teknologi yang inovatif, tetapi juga menunjukkan bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memberdayakan masyarakat desa dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Sesi ini juga menggarisbawahi pentingnya teknologi berkelanjutan dan konsep circular technology. Dalam konsep ini, mahasiswa diajak untuk berpikir inovatif dalam menciptakan teknologi yang tidak hanya canggih tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan, dengan penekanan pada pengurangan limbah dan penciptaan produk yang lebih ramah lingkungan. Dengan demikian, para mahasiswa didorong untuk menjadi agen perubahan yang dapat berkontribusi pada solusi global yang lebih berkelanjutan.

Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Telkom University: Komitmen terhadap Lingkungan Kampus yang Aman dan Inklusif

Sesi selanjutnya yang tidak kalah penting adalah pemaparan mengenai Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Telkom University Surabaya. Dalam sesi ini, ditekankan komitmen kuat universitas untuk melindungi seluruh warganya dari segala bentuk kekerasan seksual, dengan pendekatan yang berfokus pada kepentingan terbaik korban, keadilan, dan kesetaraan gender.

Program PPKS di Telkom University dirancang untuk melibatkan seluruh elemen kampus, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat yang berinteraksi dengan lingkungan kampus. Universitas ini berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif, di mana setiap individu dihargai dan dilindungi. Para mahasiswa baru diajarkan tentang pentingnya memahami kesetaraan gender dan perlindungan hak-hak individu di kampus, serta diperkenalkan dengan prosedur pelaporan dan penanganan kasus kekerasan seksual yang ada di kampus.

Materi ini memberikan pemahaman yang lebih dalam kepada para mahasiswa baru tentang pentingnya menjaga integritas dan keamanan lingkungan kampus, serta mendorong mereka untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan kekerasan seksual di lingkungan akademik.

Transkrip Aktivitas Kemahasiswaan (TAK) dan Indeks Keaktifan Kumulatif (IKK): Mendorong Keterlibatan Mahasiswa dalam Berbagai Aktivitas Kampus

Selain pemaparan mengenai PPKS, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan konsep Transkrip Aktivitas Kemahasiswaan (TAK) dan Indeks Keaktifan Kumulatif (IKK). TAK merupakan sistem yang mencatat seluruh aktivitas non-akademik yang diikuti mahasiswa selama masa studi mereka di kampus, seperti partisipasi dalam organisasi, kegiatan sosial, hingga kompetisi di tingkat lokal maupun internasional. TAK menjadi salah satu indikator penting dalam menilai keaktifan dan keterlibatan mahasiswa di luar kegiatan akademik, serta menjadi salah satu syarat penting untuk kelulusan.

Indeks Keaktifan Kumulatif (IKK) adalah indikator lain yang menunjukkan sejauh mana mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan kampus. Dengan adanya IKK, mahasiswa didorong untuk tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga untuk memperkaya pengalaman mereka melalui berbagai aktivitas yang dapat meningkatkan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan kolaborasi. Sistem ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki kecakapan yang komprehensif untuk menghadapi tantangan di dunia profesional.

Kesimpulan dan Refleksi atas Pengalaman PKKMB 2024 di Telkom University Surabaya

PKKMB 2024 di Telkom University Surabaya adalah pengalaman yang luar biasa, penuh dengan momen-momen yang menginspirasi dan mengesankan. Dari hari pertama hingga hari ketiga, saya merasakan bagaimana kampus ini benar-benar menyambut kami, para mahasiswa baru, dengan tangan terbuka dan memberikan kami berbagai bekal penting untuk menjalani kehidupan perkuliahan dengan penuh keyakinan.

Salah satu hal yang paling berkesan bagi saya adalah bagaimana kampus ini mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan kolaborasi. Ketika diperkenalkan dengan organisasi mahasiswa seperti DPM, BEM, dan HIMA, saya merasakan semangat solidaritas yang kuat. Para senior dengan ramah menyapa dan berbagi pengalaman, membuat saya merasa bahwa saya tidak sendirian dalam perjalanan ini. Ada komunitas yang siap mendukung dan membimbing kami setiap langkahnya.

Selain itu, saya sangat terinspirasi oleh sesi yang membahas teknologi masa depan. Melihat bagaimana Telkom University terlibat dalam proyek-proyek inovatif seperti smart farming, smart village, dan smart city membuat saya bangga menjadi bagian dari kampus ini. Tidak hanya diajarkan teori, kami juga diperlihatkan bagaimana teknologi ini diterapkan secara nyata untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat. Hal ini memotivasi saya untuk berpikir lebih jauh tentang bagaimana saya bisa berkontribusi dalam perkembangan teknologi di masa depan.

Sesi tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) juga sangat menyentuh hati. Materi yang disampaikan membuat saya menyadari betapa pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman dan inklusif bagi semua orang. Saya merasa dihargai dan terlindungi sebagai bagian dari komunitas Telkom University, dan saya semakin yakin bahwa saya telah memilih tempat yang tepat untuk mengembangkan diri, baik secara akademik maupun sebagai individu.

Program Transkrip Aktivitas Kemahasiswaan (TAK) dan Indeks Keaktifan Kumulatif (IKK) juga menjadi pendorong bagi saya untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan kampus. Saya melihat ini sebagai kesempatan untuk tidak hanya mengejar prestasi akademik tetapi juga untuk memperkaya pengalaman dan keterampilan melalui berbagai aktivitas yang tersedia. Ini membuat saya semakin bersemangat untuk mengeksplorasi setiap peluang yang ada selama masa studi saya di sini.

Secara keseluruhan, PKKMB 2024 telah memberikan saya perspektif baru tentang kehidupan kampus. Saya merasa lebih siap, percaya diri, dan optimis untuk menjalani masa perkuliahan di Telkom University Surabaya. Euforia dan semangat yang saya rasakan selama tiga hari ini akan terus menjadi sumber motivasi saya untuk terlibat aktif dan berkontribusi dalam komunitas kampus. Saya tak sabar untuk memulai petualangan baru ini bersama teman-teman dan seluruh warga kampus yang luar biasa.

 


No comments:

Post a Comment

Transformasi Pendidikan dan Inovasi di Telkom University: Menavigasi Era Digital dan Mempersiapkan Pemimpin Masa Depan

Nama : Muhammad Calvin Putra Nim : 103072400140 Prodi/ Fakultas: Informatika / Informatika Instigator : 21 - Albert Einstein Telkom Univ...